Saturday, October 11, 2008

Oleh-Oleh Mudik

Yesha kasih makan kelinci di rumah mbah buyutnya di gunung Kidul

Main basah-basahan di Pantai Baron, Gunung Kidul

Persiapan sebelum main pedang-pedangan

Yesha ama Azka main pedang-pedangan di sungai belakang rumah mertua, Gundih, Grobogan, yang airnya kering kerontang akibat kemarau.

Perang-perangannya masih lanjut

Azka kecapean setelah main

Wednesday, September 10, 2008

Sleeping Soundly

Azka pulas dalam tidurnya. Tapi Azka nggak bisa tidur kalo nggak ditemani ama Belu yang ada di sampingnya. Kalo ngelindur pun kalo nggak nyari dot yang ada disampingnya, Azka pasti akan nyari Belunya untuk dipeluk. Azka tuh mirip kakanya Yesha. Dulunya Yesha juga gitu. Berhubung Yesha sudah besar, makanya dengan rela dia menghibahkan Belunya untuk adiknya.

Ayo Sholat Tarawih

Ayo.....berangkat tarawih, yah

Thursday, June 19, 2008

Smiling Among Illegal Herbs

Sambil tersenyum lebar, Plt Kasat Narkoba Polwiltabes Surabaya, AKP Totok Sumaryanto, memamerkan hasil tangkapannya berupa jutaan sachet dan kemasan jamu ilegal yang tak berizin produksi dan edar. Jamu yang terdiri dari 50 jenis itu disita dari 6 gudang berbeda di Surabaya dan Sidoarjo. Sayangnya, Totok belum bisa menangkap produsennya yang ada di Cilacap. Saat didatangi pabrik jamu tersebut kosong melompong. Jenis jamu itu sendiri bermacam-macam, ada jamu untuk flu tulang, rematik, darah tinggi ataupun chikungunya. bahkan ada juga obat kuat dan pembesar 'rudal' pria. Karena ada pembesar 'rudal' itulah tangan-tangan jahil pun bersliweran diantara ribuan sachet dan kemasan jamu yang dipamerkan itu. Salah satu tangan yang sukses adalah tangan Andiyono (Surabaya Pagi) yang berhasil ngembat 3 Stud (alat pembesar 'rudal') diantara tumpukan jerami eh jamu.

Poor Hafid

Capek dan bosan menunggu wawancara dengan Kapolwiltabes Surabaya yang baru, Kombespol Bambang Suparno, para wartawan pun mulai mencari hiburan sendiri. Seperti yang dilakukan Lutfi (Sindo) yang iseng memotret Hafid (Jawa Pos) saat sedang tertidur kecapekan di ruang lobby Mapolwiltabes. Saat akan difoto, eh, Eko (Radar Surabaya) yang memang dikenal narsis sekali lagi menunjukkan kenarsisannya dengan mengacungkan jari v nya ke arah kamera, tentunya disertai dengan senyumnya yang selalu tak pernah ketinggalan.